Hari ini, saya mengambil satu langkah kecil yang sebenarnya sudah lama tertunda: membangun sebuah blog baru. Alamatnya sederhana, namun penuh makna: fhernawan.my.id.
Domain ini saya beli melalui Rumahweb. Sekilas mungkin terlihat biasa saja, tetapi di balik nama itu ada cerita dan pertimbangan yang cukup panjang. Awalnya, saya sempat ragu. Perlu atau tidak ya? Dipakai atau tidak nanti? Pikiran-pikiran seperti itu terus berputar selama beberapa hari, bahkan mungkin hampir satu minggu. Sampai akhirnya hari ini, saya memutuskan: ambil saja.
Nama “fhernawan” sendiri bukan tanpa alasan. Itu adalah identitas yang sudah lama saya gunakan—singkatan dari nama saya, Freddy Hernawan. Sebuah ID yang terasa personal, sederhana, dan melekat. Maka ketika kesempatan itu ada, saya merasa perlu “mengklaimnya” secara resmi dalam bentuk domain. Seolah berkata: ini ruang saya, ini identitas saya.
Sementara itu, akhiran “.my.id” memang secara teknis adalah bagian dari domain Indonesia. Namun bagi saya, ada makna lain yang lebih personal. “my id” terasa seperti pernyataan: ini adalah identitas saya. Sebuah kebetulan yang justru terasa pas.
Alasan lainnya, tentu saja, cukup praktis: harganya sangat terjangkau. Saya mendapatkan promo hanya sekitar Rp9.000 untuk satu tahun. Murah, iya. Tapi nilai sebenarnya bukan pada harga, melainkan pada potensi yang bisa dibangun dari sini.
Lebih dari sekadar domain, blog ini saya niatkan sebagai sebuah wadah.
Selama ini, banyak hal yang saya kerjakan sebagai seorang Penata Perizinan, sebagai ASN, yang tidak terdokumentasikan dengan baik. Banyak pengalaman, proses, bahkan mungkin pembelajaran berharga yang berlalu begitu saja tanpa jejak. Padahal, di dalamnya ada nilai, ada cerita, dan mungkin ada manfaat bagi orang lain.
Karena itu, blog ini saya hadirkan sebagai ruang untuk merekam semua itu.
Ruang untuk menulis.
Ruang untuk merefleksikan.
Ruang untuk berbagi.
Bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang perjalanan. Tentang bagaimana saya melihat, menjalani, dan memaknai peran sebagai aparatur sipil negara.
Saya berharap, ke depan, blog ini tidak hanya menjadi arsip pribadi, tetapi juga bisa memberi manfaat. Entah itu sebagai referensi, inspirasi, atau sekadar catatan yang suatu saat bisa dibaca kembali—oleh saya sendiri, atau oleh siapa pun yang membutuhkan.
Ini mungkin langkah kecil.
Namun saya percaya, sesuatu yang besar sering kali dimulai dari langkah kecil yang berani diambil.
Dan hari ini, langkah itu dimulai dari fhernawan.my.id.

Selamat mengawali langkah menulis sebagai catatan abadi. Insya Allah bisa bermanfaat untuk diri sendiri maupun pembaca.
Mau ikut semangatnya nih. Saya sendiri sedang malas²nya update blog. Semoga kembali semangat klo kawan² lainnya juga semangat.
Ya Allah.. senengnya di komenin mbak uniek, ini komentar perdana yang masuk…Amiin. semoga semuanya semangat…
Terus yang dulu gimana, bang? Hilang?
yang dulu sebulan lebih saya perjuangkan untuk kembali. dan hari ini, lagi proses menunggu transfer, ke penjualnya reseller lama ke registrar yg baru saya di rumahweb (tempat saya “nitip” domain2 saya).